Tuesday, January 3, 2017

Cara Membersihkan Rumah

CARA MEMBERSIHKAN RUMAH
Membersihkan rumah tampak seperti pekerjaan yang bisa kita lakukan sendiri. Tapi, sebelum mulai membersihkan rumah, kita sering bertanya “harus mulai dari mana?” Atau “bagaimana cara membersihkan ruangan yang itu?” Di artikel ini kami memberi proses dengan alur yang rapi untuk mengatasi masalah tersebut, serta mudah dilakukan oleh siapa pun. Melalui proses ini, Anda tidak akan berhenti sampai rumah Anda benar-benar bersih.

1.      Tentukan seberapa bersih Anda ingin membersihkan rumah dan berapa banyak waktu yang Anda punya. 
Menentukan dua hal ini akan membantu Anda menyusun rencana. Sadari dan akui apa yang bisa dan tidak bisa Anda lakukan atau bersihkan, berapa banyak waktu yang Anda punya, dan seberapa niat Anda membersihkan rumah saat itu.
    • Jika memungkinkan, kerjakan dari atas ke bawah. Anda tentu tidak ingin lantai dasar yang sudah susah payah Anda bersihkan jadi kotor kembali karena debu yang jatuh saat Anda sedang membersihkan lantai atas. Jika waktu Anda tidak banyak, bersihkan hal yang memang paling berantakan terlebih dahulu.
    • Untuk mereka yang sibuk, ada baiknya mencicil daripada menumpuknya ke satu hari. Tapi, tetap sediakan satu atau dua hari untuk jadwal membersihkan yang lebih lama tiap bulannya. Tentukan gaya yang cocok untuk Anda (kecuali jika Anda punya teman sekamar).
  • 2. Selalu siapkan daftar pekerjaan dan rencana yang rapi. Tentukan ruangan mana yang harus Anda bersihkan terlebih dahulu, lalu yang mana yang terakhir. Ini bisa membantu Anda mempercepat proses membersihkan rumah dan memastikan Anda tidak mengulang proses yang sama, terutama jika ada lebih dari satu orang yang terlibat dalam proses membersihkan rumah ini.
    • Ketika membuat rencana, buat sehingga Anda bisa menyapu dan mengepel seluruh ruangan dalam sekali kerja. Berpindah dari mengepel ke menyapu berkali-kali bukanlah cara yang efisien.
    • Daftar tugas di bawah bisa Anda gunakan sebagai daftar pekerjaan standar Anda. Urutkan sesuai dengan kondisi dan keinginan Anda.
Bagi tugas. Jika Anda tinggal bersama orang lain, maka tugas membersihkan adalah tugas semua orang, bukan hanya Anda. Anda bisa berinisiatif memimpin dan menentukan jadwal piket, dengan begitu Anda tidak harus kerepotan sendiri.
    • Pastikan tugas yang dibagi sesuai dengan umur orangnya. Misalnya, anak-anak diminta merapikan kamar, sementara yang remaja diminta membersihkan garasi atau kamar mandi, dan sebagainya. Selain membuat yang memiliki tugas mau mengerjakannya, hasilnya juga akan lebih baik (lagipula hasil apa yang Anda harapkan jika meminta anak kecil membersihkan kamar mandi?)

Membersihkan Kamar Mandi
 Membersihkan toilet. Ini merupakan salah satu tugas yang paling sulit. Jadi, selesaikan seawal mungkin. Siapkan sarung tangan karet agar tangan Anda tidak terkontaminasi kuman, dan gosok bagian luar toilet secara perlahan dengan spons dan air panas untuk mengangkat semua noda yang ada. Kemudian pindah ke bagian dalam toilet.
    • Setelah itu, semprotkan cairan pembersih toilet ke bagian dalam toilet. Diamkan selama semenit, lalu gosok dengan sikat toilet. Jika sudah, bilas dengan air.
    • Setelah itu, pindah kembali ke bagian luar toilet. Semprotkan cairan disinfektan dan lap sampai kering dengan kain.
Membersihkan shower atau bak.Shower biasanya cepat kotor. Tapi pembersih showerdan sikat berbulu (ditambah sedikit tenaga) seharusnya bisa membersihkannya. Jika Anda tidak punya pembersih shower, sabun cuci piring juga bisa digunakan sebagai pengganti, terutama untuk membersihkan bak. Setelah itu, bersihkan seperti biasa menggunakan pembersih antibakteri.
    • Gunakan semir mobil pada shower agar bersih lebih lama. Untuk membersihkan kaca, campurlah setengah cangkir amoniak dan 8 tetes sabun cuci piring ke dalam satu galon air.
Membersihkan wastafel. Biasanya wastafel sulit dibersihkan. Tapi bagaimanapun, sebelum Anda mulai membersihkan dan menggunakan cairan pembersih, pastikan bahwa cairan itu cocok dengan permukaan wastafelnya. Jika sudah cocok, semprotkan, diamkan selama semenit, kemudian gosok dengan spons. Jika sudah bersih dan mengkilap, bilas dengan air hangat, lalu lap hingga kering.
    • Jika di wastafel ada noda bandel, gunakan sikat berbulu untuk mengangkatnya.
Membersihkan kaca dan cermin. Pembersih cermin sebenarnya tidak membersihkan cermin atau kaca Anda, tapi hanya membuatnya lebih mengkilap. Bersihkan cermin dan kaca Anda dengan air sabun, apalagi jika cermin atau kaca tersebut cukup kotor. Berikut beberapa cara untuk membersihkannya.
    • Pertama, bilas kaca dengan air hangat atau panas, sabun cuci piring, dan kain lap, spons, atau alat pembersih lainnya. Kemudian lap dengan kain.
    • Untuk cara yang ramah lingkungan, bersihkan kaca dengan cuka dan air, keringkan dengan kain, lalu gosok dengan kertas koran. Pastikan Anda menggunakan sedikit tenaga untuk hasil yang benar-benar bersih.
    • Cara alternatif lain tentunya menggunakan pembersih kaca dan kertas koran. Pembersih kaca berfungsi sebagai perisai yang membuat kotoran dan debu yang menempel nantinya mudah dibersihkan. Tapi, jika penggunaannya salah, pembersih kaca ini bisa meninggalkan bekas. Karena itu, gunakan kertas koran untuk membersihkannya.
Membersihkan Dapur
Mencuci piring. Mencuci piring seharusnya menjadi pekerjaan rutin tiap hari, karena piring yang baru digunakan jauh lebih mudah dibersihkan daripada piring kotor yang terlalu lama didiamkan.
    • Untuk proses yang lebih mudah, bilas terlebih dahulu piring Anda untuk mengangkat bekas makanan yang ada, lalu bersihkan dengan sabun cuci piring menggunakan spons cuci piring.
    • Untuk alat masak atau noda bandel, gunakan permukaan spons yang kasar, atau alat khusus.
Cucilah piring dengan tangan. Akan jauh lebih mudah mencuci piring langsung setelah digunakan; Anda tidak perlu merendam atau menggosoknya keras-keras sebab sisa makanan yang ada di piring belum sempat kering dan mengeras. Bilaslah dengan air hangat dan gunakan karet busa yang basah atau sikat untuk membersihkannya, berikan sedikit sabun cuci piring, cuci bersih setiap piring (kedua sisinya!) lalu bilas lagi dengan air hangat sampai bersih.
Jangan lupa mengeringkan piring yang baru dicuci. Jika Anda tidak mengeringkannya terlebih dahulu, piring Anda akan menyisakan bekas air, atau bahkan membiarkan bakteri tumbuh di air. Laplah piring dengan kain kering setelah dicuci, lalu letakkan di rak. Atau jika tidak, Anda bisa langsung meletakkannya di rak dan membiarkannya kering sendiri. Pastikan rak tersebut tidak berada di tempat yang lembab.
    • Selain itu, keringkan juga alat-alat cuci piring Anda agar tidak menjadi sarang kuman.
Membersihkan oven dan microwave. Salah satu tugas yang cukup sulit adalah membersihkan oven dan microwave, terutama jika Anda jarang membersihkannya. Tapi jika Anda membersihkan dua alat ini, dapur Anda akan beraroma lebih baik karena tidak akan ada lagi sisa bahan makanan yang ikut terpanggang ketika memanggang masakan lain nantinya. Berikut adalah detilnya.
    • Untuk oven, periksa apakah terdapat fitur membersihkan sendiri. Jika ada, maka pekerjaan Anda sudah berkurang. Cukup rendam nampannya di air sabun, dan lap bagian dalam oven dari abu kemudian bersihkan dengan carian pembersih dan kain basah. Jika oven tersebut tidak memiliki fitur membersihkan sendiri, rendam nampannya dengan air sabun, semprotkan bagian dalam oven dengan cairan pembersih, diamkan semenit, lalu bersihkan dengan spons dan pengikis.
    • Untuk microwave, Anda bisa menggunakan semangkuk cuka, lemon dan air, sabun cuci piring, atau pembersih kaca. Cukup semportkan pada microwave, nyalakan microwave untuk beberapa saat, lalu lap dengan kain. Semua noda akan terangkat dengan mudah, dan microwave Anda akan tampak seperti baru.
    • Untuk wastafel, cara membersihkannya sama dengan cara membersihkan wastafel kamar mandi.
Merapikan lemari dapur. Setelah Anda menyelesaikan bagian yang tersulit, saatnya merapikan lemari dapur Anda. Cara merapikan lemari dapur bisa beragam tergantung preferensi dan cara kerja masing-masing ketika memasak di dapur. Cukup pastikan bahwa susunan yang Anda gunakan nantinya bisa membuat proses mencari bahan dan alat masak Anda tidak memakan waktu.
    • Terkadang akan lebih mudah untuk mengeluarkan semua barang yang ada di dalam lemari dapur, lalu memasukkannya kembali dengan lebih rapi. Karena dengan itu, merapikan dan mencoba susunan yang tepat akan lebih mudah.

Membersihkan Kamar Tidur
Rapikan bagian yang paling berantakan. Seperti tips sebelumnya, rapikan dari yang paling sulit. Langkah pertama dari merapikan kamar adalah membuang atau merapikan hal-hal kecil seperti kertas dan pakaian yang berserakan, selimut yang tidak terlipat, dan semacamnnya. Setelah itu, barulah mulai membersihkan kamar.
    • Selagi membersihkan, bawalah kantong sampah dan kantong cucian. Dengan begitu Anda bisa berkeliling kamar sambil mengambil pakaian kotor dan sampah yang ada di kamar.
Merapikan tempat tidur. Merapikan tempat tidur terkesan sepele dan tidak perlu karena akan berantakan tiap malam. Tapi setelah merapikannya, Anda akan sadar bahwa tempat tidur yang rapi bisa membuat kamar Anda tampak lebih enak dilihat.
    • Jika perlu, ganti seprei dan sarung bantal Anda. Serapi apa pun, seprei dan sarung bantal yang kotor tidak akan membuat kamar Anda tampak bagus. Seprei yang bersih juga membuat tidur Anda jauh lebih nyaman.
Merapikan lemari. Ini sebenarnya tugas yang harus Anda lakukan tiap hari, karena isi lemari bisa berantakan dengan sangat mudah. Tentukan posisi celana, baju, aksesoris, dan pakaian dalam Anda di posisi yang menurut Anda cocok, lalu susun sesuai posisi itu.
    • Selagi merapikan, tidak ada salahnya melihat kembali isi lemari Anda dan melihat apakah ada pakaian yang Anda tidak perlukan dan harus dibuang atau disumbangkan. Mungkin ada beberapa baju yang sudah tidak muat, rusak, atau tidak akan Anda pakai lagi dan hanya memakan tempat.

Lap, sapu, dan pel kamar, lalu semprot pengharum ruangan. Rak atau meja yang jarang dibersihkan akan menjadi tempat debu yang cukup tebal. Lap atau bersihkan dengan kemoceng atau kain basah. Setelah semua debu dibserihkan, lanjutkan dengan menyapu dan mengepel kamar.
    • Bersihkan beberapa barang rawan seperti lampu atau gorden secara hati-hati.
    • Setelah selesai, semprotkan pengharum ruangan.
Membersihkan Ruang Tamu
 Membersihkan lantai. Bahan lantai yang berbeda memerlukan cara membersihkan yang berbeda pula. Jadi, ketahui terlebih dahulu terbuat dari apa lantai ruangan Anda.
    • Gunakan penghisap debu atau vacuum cleaner untuk mengangkat benda-benda yang terlihat jelas dan sebagian besar debu dari lantai atau karpet (Anda sebaiknya melakukan ini tiap hari jika memiliki hewan peliharaan).
    • Gunakan sapu terutama untuk lantai berbahan kayu atau keramik. Anda juga bisa menggunakan sapu lidi untuk membersihkan karpet. Menggunakan sapu setelah vacuum cleaner juga tidak jarang dilakukan, terutama untuk menjangkau pojok ruangan atau kolong.
Mengepel lantai. Untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada lantai dan membersihkan sela-sela lantai keramik, pel adalah solusi terbaik. Pel juga bisa membuat lantai Anda tampak bersih mengkilap.
    • Ada banyak pilihan bahan pel, mulai dari kain sampai spons. Tapi yang paling efektif dan memberikan hasil terbaik adalah yang berbahan kain. Dengan sedikit tenaga, Anda bisa membuat lantai sangat bersih menggunakan pel berbahan kain.
    • Pastikan cairan pel yang Anda gunakan cocok dengan lantai Anda.
Jika Anda punya hewan peliharaan, bersihkan ruangan dari kutu. Untuk membersihkan rumah dari kutu, gunakan vacuum cleaner, terutama jika Anda memiliki karpet, karena karpet merupakan tempat kutu berkembang biak dan tinggal. Jadi, jika Anda punya hewan peliharaan, bersihkan karpet Anda dengan penghisap debu tiap hari.
    • Untuk membunuh kutu tanpa menggunakan obat serangga, tiap kali Anda selesai menggunakan vacuum cleaner, percikkan borax pada karpet Anda dan biarkan borax tersebut untuk membunuh kutu. Anda bisa mendapatkan borax di supermarket.
Bersihkan perabotan dari debu. Debu tipis pasti hinggap di semua perabotan di semua ruangan dan bisa menyebabkan batuk, bersin, bahkan asma.  In addition to dusting, vacuuming and mopping help, too.
    • Untuk membersihkan perabotan, gunakan kain lap atau kemoceng. Lap atau bersihkan semua perabotan dan permukaan seperti meja dan rak.
Menyemir perabotan kayu. Seperti pembersih kaca, semir perabotan tidak akan membuatnya lebih bersih. Tapi, pembersih ini tetap bisa digunakan untuk membersihkan. Tapi sekali lagi, jika Anda ingin menggunakannya, pastikan bahannya cocok dengan bahan perabotan Anda.
    • Beberapa perabotan bisa disemir menggunakan air, dan perabotan seperti ini seharusnya bisa dibersihkan menggunakan air sabun. Pastikan untuk melapnya sampai kering setelah dibersihkan.
    • Setelah itu, gunakan semir perabotan untuk mencegah debu menempel pada perabotan Anda.
Hati-hati dalam menggunakan pembersih segala. Pembersih segala tidak selalu aman untuk digunakan membersihkan segala hal. Baca petunjuk dan keterangan produknya sebelum membeli dan pastikan cocok untuk keperluan Anda. Anda tentu tidak mau perabot Anda rusak begitu saja karena salah membeli produk.
    • Selain itu, jangan asal mencampur pembersih. Ini bisa berbahaya. Gunakan satu persatu sesuai petunjuk penggunaan.
Rapikan perabot kecil dan bantal sofa. Setelah semua lantai dan perabot bersih, saatnya mengurus hal kecil. Rapikan bantal sofa, dan juga semua benda lain seakan Anda akan kedatangan tamu istimewa. Jika ruang tamu Anda terlalu penuh dengan barang, letakkan di lemari agar Anda tidak lupa di mana meletakkannya.
    • Setelah selesai, semprotkan pengharum ruangan, duduk, dan evaluasi kembali pekerjaan Anda. Apakah ada yang terlewat?
Merampungkan Bersih-Bersih Anda
 Jangan lupa membersihkan pekarangan dan teras. Beberapa orang mungkin lebih memilih untuk melewatkan ini. Tapi pekarangan dan teras yang bersih bisa menciptakan lingkungan yang lebih baik. Menyapu dan membuang daun kering yang berjatuhan di pekarangan bisa mencega tumbuhnya lumut di musim hujan. Membersihkan pekarangan secara rutin juga mengurangi jumlah serangga yang berkeliaran di rumah Anda. Selain itu, dengan begitu rumput di pekarangan juga bisa tumbuh lebih cepat dan sehat.
    • Memangkas semak atau tanaman lain agar tidak menempel di dinding juga perlu dilakukan agar debu dan air pada tanaman tersebut tidak menempel pada dinding dan membuatnya kotor.
Mencuci pakaian. Pakaian kotor yang ada di kamar Anda tentunya harus dibersihkan. Jika Anda menggunakan mesin cuci, pekerjaan Anda harusnya mudah; cukup menekan beberapa tombol, tunggu sampai prosesnya selesai, dan Anda hanya perlu menjemur hasilnya. tapi jika Anda mencuci dengan tangan, berikut beberapa langkahnya.
    • Pertama, siapkan air pada wadah dengan temperatur yang tepat serta jumlah yang sesuai dengan jumlah pakaian yang Anda cuci lalu tuangkan deterjen dan aduk airnya sampai deterjennya larut.
    • Rendam pakaian ke dalam air deterjen, lalu tunggu paling tidak 20 menit.
    • Setelah itu, Anda bisa menggosok atau mengucek pakaiannya terlebih dahulu untuk menghilangkan noda bandel, lalu keringkan sebisanya dengan memerasnya.
    • Terakhir, bilas dengan merendamnya dengan air biasa. Jika Anda ingin menggunakan pewangi, tuang pewangi ke air biasa ini. Setelah itu, peras kembali dan jemur pakaian Anda.
Keringkan cucian Anda. Jika Anda punya mesin pengering, Anda harusnya tinggal meletakkannya dan biarkan mesin bekerja. Tapi jika Anda tidak punya, meskipun mesin cuci Anda punya fitur mengeringkan, akan lebih baik jika tetap menjemurnya di luar sampai betul-betul kering.
Cek kembali seluruh ruangan dan lakukan beberapa sentuhan akhir jika dirasa perlu.Jika Anda masih punya waktu dan tenaga, coba lakukan beberapa hal ini.
    • Mengosongkan tong sampah dan membuangnya di tempat sampah besar di luar.
    • Membersihkan meja dapur.
    • Mengganti seprei dan sarung bantal.
    • Membersihkan dinding.
    • Membersihkan dan/atau merapikan kulkas
Tips
  • Cucilah bagian dalam lemari pendingin dengan bikarbonat soda untuk menghilangkan bau yang tidak sedap.
  • Banyak orang yang lebih suka menggunakan kertas koran untuk membersihkan kaca jendela (daripada kertas tisu.)
  • Jangan masukkan spons kering bersama piring-piring Anda. Spons biasanya banyak mengandung bakteri dan kuman. Jika Anda punya mesin pencuci piring, cucilah spons bersama piring sesering mungkin dengan air panas lalu peras sampai kering. Spons juga bisa disterilkan menggunakan microwave selama satu menit. Pastikan sponsnya sudah dibasahi sebelum dimasukkan ke dalam microwave! Spons yang tidak dibasahi dulu bisa menimbulkan kebakaran. Tidak perlu terlalu basah, secukupnya saja.
  • Jika teman-teman Anda mau membantu, kegiatan membersihkan rumah ini akan lebih cepat selesai dan Anda mempunyai teman bicara.
  • Gunakan kaus kaki yang tidak ada pasangannya atau baju kaus yang sudah lama untuk menghemat uang.
  • Sebaiknya Anda membersihkan ruang tamu terlebih dahulu sebab orang-orang akan melihat ruang ini sebelum melihat penataan ruangan yang lainnya.
  • Bubuk pembersih sifatnya serba guna sebab tidak hanya untuk mencuci pakaian tapi bisa juga untuk menghilangkan minyak di oven, tidak terlalu kasar untuk membersihkan kamar mandi dan bisa digunakan sebagai sabun pembersih yang harum.
  • Bawalah tongkat selama Anda membersihkan rumah untuk membantu Anda mengambil apa yang Anda perlukan dan bisa melindungi punggung Anda dari stres.
  • Jangan Stres menghadapi kondisi yang berantakan! Jangan tergesa-gesa membersihkan rumah Anda. Pastikan agar suasana rumah Anda tenang dan damai!
  • Tuangkan soda kue ke atas karpet 15 menit atau lebih sebelum dibersihkan. Ini akan membuat karpet Anda wangi, dan jangan lupa membersihkannya dengan penyedot debu.
  • Bersihkan lemari es dari makanan yang sudah lama atau barang-barang lain yang sudah tidak bisa digunakan lagi.
Peringatan
  • Pastikan spons Anda basah atau paling tidak lembab sebelum dimasukkan dimicrowave. Jika tidak, spons Anda akan terbakar. Hati-hati juga setelah memasukkannya, karena spons tersebut akan cukup panas.
  • Beberapa pembersih mungkin tidak aman untuk kulit atau permukaan tertentu. Sekali lagi, baca keterangan produknya. Membaca keterangan produk tidaklah lama, dan bisa menyelamatkan barang dan uang Anda. Jika Anda tidak yakin, coba tes di tempat atau benda yang tidak mencolok.
  • Jangan mencampur pembersih. Mencampur bahan kimia secara sembarangan bisa berbahaya. Gunakan satu persatu sesuai kegunaannya, dan baca juga instruksi penggunaannya.
Hal yang Anda Butuhkan
  • Pembersih kaca
  • Semir perabotan
  • Pembersih kamar mandi
  • Sabun cuci piring
  • Kain lap, koran bekas, dan spons
  • Sarung tangan karet
  • Sikat

Monday, January 2, 2017

Rumah Ku Surga Ku

Rumah ku Surga Ku

"Allah menjanjikan kepada orang-orang mukmin, lelaki dan perempuan, (akan mendapat) surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus di surga 'Adn dan keridhaan Allah adalah lebih besar; itu adalah keberuntungan yang besar."
(QS At Taubah [9]: 72)
Perbedaan visi, misi dan persepsi dari arti kebahagiaan, maka masing-masing keluarga menggunakan berbagai macam cara dan dan jalan yang berbeda dalam menggapai kebahagiaan. Ada sebagian keluarga menilai kebahagiaan dengan prestasi-prestasi akademik. Maka, setiap keluarga dipacu untuk semangat belajar dalam rangka mencapai cita-cita akademiknya. Walhasil, berbagai macam gelar bertengger pada nama-nama anggota keluarga.

Ada Juga sebagaian keluarga yang lain menganggap melimpahnya harta dan kekayaan  dapat mengantarkan kepada puncak kebahagiaan. Maka, seluruh anggota keluarga itu pun terinspirasi untuk merengkuh berbagai pernak-pernik dunia seperti mobil mewah, rumah bak istana dan tampilan ala selebritis.
Sebagian lagi, memandang jabatan dan kedudukan sebagai tolok ukur kebahagiaan. Hidupnya terkuras hanya untuk meraih jabatan. Bahkan, tidak sedikit yang menghalalkan segala cara demi meraih kedudukan dan jabatan itu.
Lantas, apa hakekatnya makna kebahagiaan keluarga yang sesungguhnya? Dalam ayat di atas memberikan pemahaman, bahwa kebahagiaan yang hakiki dan "keberuntungan yang besar" adalah ketika dapat meraih surga di akhirat nanti. Hal ini menuntut anggota keluarga untuk mampu menjadikan seluruh lingkungan, termasuk rumah menjadi taman-taman surga duniawi yang mampu menghantarkan semua keluarga menuju taman-taman surga ukhrawi.

Bagaimana mewujudkan Baiti Jannati ??
Bertitik tolak pada ayat di atas dan dalil-dalil lain, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk merealisasikan Baiti Jannati, di antaranya:
Mengenalkan Allah SWT Kepada Anggota Keluarga
Mengenalkan Allah SWT Kepada Anggota Keluarga bisa dilakukan dengan menerapkan Tarbiyah Imaniyah (Pendidikan Keimanan) kepada seluruh anggota keluarga sejak dini secara terpadu dan kontinyu sehingga mereka manjadi pribadi-pribadi yang bertakwa yang akan mewarisi surga. QS Ali Imran [3]: 133

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa”
Dan seluruh aktivitas orang yang bertakwa bernilai ibadah dan berpahala. Maka, dampak dari ketakwaan pun akan memancar dalam kehidupan keluarga. Pancaran sinar keimanan ayah, ibu dan anak-anaknya memantul di seluruh lorong-lorong rumah sehingga terciptalah ketenangan dan ketenteraman jiwa, kenyamanan, keakraban, kedamaian dan keharmonisan hubungan antaranggota keluarga. Bukankah rumah dengan situasi dan kondisi semacam itu bak surga dunia?
Namun, suasana surgawi di rumah seperti itu hanya akan terwujud manakala para penghuni rumahnya mengenal Allah swt dengan sangat baik. Di sinilah barangkali rahasianya, mengapa ayat di atas diawali dengan"Wa'adallah..." (Allah menjanjikan...). Jika ingin meraih surga (baca: kebahagiaan) di dunia dan akhirat, maka harus dekat dengan Yang Menjanjikan dan Menciptakan surga, yaitu Allah. Dan yang diberi janji pun bukan sembarang manusia, melainkan hanyalah orang-orang mukmin, lelaki dan perempuan.Tanpa iman, harapan menggapai surga duniawi dan ukhrawi hanyalah tinggal harapan, dan tidak akan pernah menjadi kenyataan.

Kedua: Menciptakan Raudhah min Riyadhul Jannah (taman dari taman-taman surga) di rumah
Caranya dengan menghidupkan rumah dengan pengajian-pengajian, baik khusus keluarga maupun umum, danhalaqah-halaqah dzikir (majelis-majelis untuk meningkatkan intensitas dzikir kepada Allah). Memakmurkan rumah dengan lantunan ayat-ayat Al Qur'an supaya tidak seperti kuburan sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah saw, "Jangan kalian jadikan rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya syetan lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al Baqarah" (HR Muslim no. 1300).
Sesungguhnya kondisi seperti inilah yang disinyalir oleh Rasulullah sebagai Raudhah min Riyadhi'l Jannah (taman dari taman-taman surga).
Beliau saw bersabda, "Jika kalian melewati Riyadhul Jannah (taman-taman surga), maka bergabunglah!" Para sahabat bertanya, "Apa itu Riyadhul Jannah?" Nabi menjawab, "Halaqah-halaqah dzikir " (HR At Tirmidzi no. 3432).

Ketiga: Mengenalkan surga kepada keluarga
Termasuk menghadirkan surga di rumah adalah dengan mengenalkan surga kepada keluarga. Mulai dari sifat surga dan kenikmatan pemandangannya yang belum pernah mata melihatnya, belum pernah telinga mendengarnya, dan belum pernah tergerak di hati. Pintu-pintunya yang berjumlah delapan (lihat: HR An Nasaa'i no. 148), salah satunya bernama Ar Rayyaan yang khusus diperuntukkan bagi orang-orang yang rajin berpuasa. Derajat surga, sungai-sungainya, anginnya, cahayanya, istana-istananya, pohon dan buahnya. Amalan-amalan yang diganjar surga, tabiat dan karakter jalan surga yang tidak bertaburan dengan bunga-bunga, melainkan penuh dengan kerikil dan duri. Makanan, minuman dan pakaian penduduk surga, dan khadam(pelayan) mereka. Bagi mereka kemah yang terbuat dari mutiara berlobang seluas 60 mil sehingga seorang mukmin mengelilingi keluarganya hingga seorang dengan lainnya tidak dapat saling melihat saking jauh dan luasnya (HR Bukhari IX/479 no. 2838). Dan berbagai kenikmatan lain yang tiada terbilang dan tak ada yang menandinginya (lihat secara lengkap dalam Al Jannah wa'n Naar (Surga dan Neraka), DR Umar Sulaiman Al Asyqar, hal. 115-267).
Ayat di atas menerangkan sebagian kecil dari kenikmatan tersebut, yaitu "surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus di surga 'Adn...."
Bahkan, di atas semua kenikmatan itu, masih ada yang lebih besar dan lebih agung, yaitu keridhaan Allah swt sebagaimana dikatakan oleh Imam Malik rahimahullah (lihat Tafsir Ibnu Katsir III/38-39).
Dari Abu Sa'id Al Khudry ra berkata: bahwasanya Rasulullah  pernah bersabda, "Sesungguhnya Allah Ta'ala berfirman kepada penghuni surga: "Wahai penghuni surga." Mereka menjawab: "Baik, kami penuhi panggilan-Mu wahai Rabb kami dan semua kebaikan ada di kedua tangan-Mu.” Lalu Allah bertanya, "Ridhakah kalian?" Mereka menjawab: "Mengapa kami tidak ridha, padahal Engkau telah memberi kami apa saja yang tidak Engkau berikan kepada makhluk lain." Allah lalu berfirman, "Maukah Aku beri kalian yang melebihi semua itu?" Mereka menjawab, "Ya Rabb, apa sesuatu yang lebih baik dari semua itu?" Allah menjawab, "Aku halalkan untuk kalian ridha-Ku, maka Aku tidak akan murka terhadap kalian setelah ini selama-lamanya" (HR Bukhari XI/363-364 dan Muslim no. 2829).
Dan puncak dari semua kenikmatan di surga adalah melihat Allah Yang Maha Mulia. Dan tidak ada anugerah yang paling disukai oleh penghuni surga selain melihat Rabbnya Yang Maha  Berkah dan Tinggi (lihat HR Muslim no. 181).
Ibnul Atsir rahimahullah mengatakan, "Rukyatullah (melihat Allah) adalah puncak kenikmatan akhirat dan derajat/tingkatan yang paling tinggi dari semua pemberian Allah yang istimewa..." (Jaami'ul Ushul X/557).
Dalam kajian Sayyid Quthb rahimahullah, bahwasanya hubungan dengan Allah yang sekilas dan melepaskan diri dari cengkeraman daya tarik dunia yang sesaat mendapatkan balasan beragam kenikmatan, lalu ditambah lagi dengan ridha Allah yang menggelora dalam jiwa-jiwa mereka, dan itu mereka rasakan tanpa terputus, maka pastilah "itu adalah keberuntungan yang besar" (lihat Fi Zhilal Al Qur'an III/1676).   
Bahkan, jika perlu surga dan beragam kenikmatannya itu ditulis dan dikemas dalam suatu poster yang ditempel di tempat yang menarik perhatian di rumah, sehingga semua anggota keluarga selalu mengingatnya dan termotivasi untuk menjadi penguninya. Maka, hal ini secara tidak langsung dapat menjadi motivator dan stimulan dalam memproduksi banyak kebajikan. Sehingga benar-benar "Baiti Jannati, rumahku adalah surgaku". 

CARA MEMBERSIHKAN RUMAH 

Tuesday, June 7, 2016

Merawat Wiper Mobil Dengan Baik dan Benar


Musim hujan yang masih menyelimuti hampir seluruh daerah di Indonesia, ada baiknya anda mengecek atau memeriksa kondisi  wiper mobil kesayangan anda. Hal tersebut dikarenakan wiper yang berfungsi dengan baik sangat membantu saat berkendara di kala hujan turun lebat.
Wiper atau alat penyapu air hujan pada kaca mobil mempunyai fungsi untuk membantu pengendara mobil ketika sedang berkendara  dalam kondisi hujan. Wiper yang tidak terawat dengan baik akan mengganggu konsentrasi pengemudi.
Air hujan yang menguyur kaca mobil akan mempengaruhi jarak padang pengemudi. Kecelakaan sering kali terjadi di musim hujan salah satunya disebabkan akibat pengemudi tidak menjaga kondisi wiper.
Merawat Wiper : Nusantara Cleaning
Cara Merawat Wiper, Nusantara CleaningWiper memiliki batas usia atau batas penggunaan, tetapi jika dirawat dengan baik, maka kita bisa memiliki wiper dengan usia pemakaian yang lebih panjang.
Berikut ini merupakan tips menjaga kondisi wiper :
  1. Selalu bersihkan karet wiper ketika mencuci mobil. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada debu atau kotoran yang menempel yang menyebabkan wiper cepat rusak. Namun jangan menggosok karet berlebihan untuk mencegah graphite atau cairan yang menjaga kelenturan karet luntur. Cukup seka dengan lap micro-fiber searah.
  2. Campurkan larutan khusus wiper di tabung reservoir. Larutan tersebut telah didesain khusus untuk membantu wiper bekerja lebih maksimal karena akan membuat permukaan kaca lebih licin.
  3. Periksa karet wiper secara seksama.Jika kita temukan karet wiper telah rusak atau getas, maka sebaiknya beli pengganti.
  4. Periksa poros wiper. Jika perlu semprotkan 4WD untuk membuatnya lancar dan mencegah karat.
  5. Ketika wiper tidak banyak digunakan, sebaiknya pasang stand wiper. Fungsi stand ini adalah untuk mencegah karet wiper menempel di kaca yang dapat mengakibatkan kotoran dan debu menempel.
Semoga tip ini bermanfaat dan selamat berkendara.

Sumber : Nusantara Group 

 
BLOGGER INDONESIA